Kesehatan

Kanker Lidah

Kanker-Lidah

Kanker lidah adalah kanker mulut yang paling umum, kanker lidah terjadi di pinggir lidah, diikuti dengan lidah, belakang lidah dan pangkal lidah, dll, seringkali jenis maag atau tipe infiltrative. Menurut statistik, kejadian kanker lidah sekitar sekitar 0,8% sampai 1,5% dari keganasan sistemik, terhitung 5% menjadi 7,8% dari kanker kepala dan leher, terhitung untuk 32,3% dan 50,6% dari kanker mulut, di mana lebih banyak pria daripada wanita, pada rata-rata usia awal 60-tahun.

Penyebab Kanker Lidah

Penyebab kanker lidah belum sepenuhnya ditetapkan, tetapi pandangan yang lebih sesuai adalah luka yang kronis, sinar ultraviolet, sinar-X dan zat radioaktif lainnya dapat menjadi faktor risiko kanker lidah, Selain itu, faktor psikologis, faktor endokrin, status kekebalan tubuh dan faktor genetik juga telah ditemukan dalam terjadinya kanker lidah.

Gejala Kanker Lidah

  • pinggir lidah, ujung lidah, belakang lidah, dll. Bisul yang tak tersembuhkan untuk waktu yang lama.
  • benjolan pada lidah, benjolan keras, tidak jelas, nyeri, pertumbuhan yang cepat
  • pergerakan lidah terbatas, ada makanan mengalami kesulitan untuk menelan

Metode Pengobatan Kanker Lidah

  • Operasi : pengobatan bedah karsinoma lidah. Para ahli mengatakan bahwa kasus T1 dapat digunakan untuk lebih dari 1 cm jauh dari luka luar reseksi ganjalan tumor, tahap T2-T4 setengah reseksi lidah atau kasus glossectomy.
  • Radioterapi : radioterapi dapat digunakan untuk kanker lidah lanjut pada pasien yang pra operasi setelah terapi adjuvant.
  • Kemoterapi: Kemoterapi dapat digunakan sebagai terapi adjuvant pada pasien dengan kanker lidah lanjut sebelum dan setelah operasi, di samping kemoterapi untuk pasien penderita metastasis jauh.
  • Pengobatan Alternatif Kanker dengan ramuan herbal Ace Maxs.

26 Mar 2015

Kanker Ginjal

Kanker ginjal merupakan tumor ganas yang berasal dari urinary tubular epithelium, secara umum pertumbuhannya agak lambat, akan tetapi terkadang juga bisa sangat cepat, dapat tumbuh pada setiap bagian dari renal parenchyma. Kanker ginjal dapat invasi bertahap ke jaringan dan organ terdekat melalui tumor primer, juga dapat metastase keluar melalui limfatik atau pembuluh darah vena.

kanker ginjal

Kanker ginjal merupakan salah satu tumor ganas yang sering dijumpai pada sistem urinary, dengan tingkat insiden mencapai 3%~6% dari semua tumor ganas. Setiap tahunnya tingkat insiden kanker ginjal di seluruh dunia bertambah 2%, pasien kanker ginjal yang meninggal setiap tahun mendekati 100000 kasus. Kanker ginjal menduduki tingkatan 80%~90% dari tumor ganas orang dewasa. Merupakan tumor ginjal yang paling sering dijumpai pada orang dewasa. Perbandingan antara pasien kanker ginjal pria dan wanita adalah 2:1, dapat terjadi pada berbagai usia, tingkat insiden usia tertinggi 50-70 tahun.

Penyebab Kanker Ginjal

  • Makanan dan obat : Menurut survey, mengkonsumsi produk susu, protein hewani dan lemak dalam jumlah tinggi, kurang mengkonsumsi buah dan sayuran merupakan faktor bahaya yang dapat menyebabkan terjadinya kanker ginjal.
  • Merokok : Bahaya mengidap kanker ginjal bagi orang yang merokok di atas 30 tahun dan menghisap rokok tanpa filter sangat tinggi.
  • Kegemukan dan tekanan darah tinggi : Kegemukan dan tekanan darah tinggi merupakan dua faktor berbahaya yang dapat memicu kanker ginjal pada kaum pria.
  • Pekerjaan : Pekerja bidang logam, pekerja percetakan surat kabar, pekerja arang batubara, industri dry cleaning dan pekerja produk petrokimia, semuanya bisa meningkatkan tingkat insiden kanker ginjal dan resiko kematian.
  • Sinar radiasi : Dalam jangka waktu lama terpapar di bawah sumber radioaktif lemah dapat meningkatkan resiko mengidap kanker ginjal.
  • Gentetik: Populasi orang yang anggota kelurganya kena kanker, tingkat insidennya lebih tinggi dari orang biasa.

Gejala Kanker Ginjal

Tidak ada gejala yang jelas : Sampai saat ini, dalam klinis lebih dari 40% kanker ginjal ditemukan pada saat pemeriksaan kesehatan atau pemeriksaan karena alasan lain secara kebetulan, tidak ada gejala atau tanda yang jelas. Dalam proses pemeriksaan, tingkat insiden semakin meningkat tiap tahun, kebanyakan merupakan lesi awal, prognosisnya bagus. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan berkala sangat penting.

Gejala lokal yang khas : Kencing darah, sakit pinggang, benjolan dalam perut dikenal sebagai tiga gejala kanker ginjal yang utama. Pada saat ketiga gejala ini semuanya muncul pada tubuh pasien, kebanyakan mengartikan kondisi penyakit telah berkembang sampai pada stadium lanjut, harapan untuk berobat kecil sekali, akan tetapi keadaan seperti ini sangat sedikit. Kebanyakan pasien hanya muncul satu atau dua gejala dari tiga gejala di atas.

  • Kencing darah : Sekitar 40% pasien kanker ginjal akan muncul gejala kencing darah, muncul kencing darah yang dapat dilihat dengan mata telanjang, juga dapat muncul kencing darah di bawah pantauan mikroskop. Pada saat kencing darah dalam jumlah banyak membentuk gumpalan darah muncul gejala sakit kolik ginjal, nyeri buang air kecil, disuria, bahkan retensi urin.
  • Benjolan : Ginjal berada di retroperitoneal, letaknya dalam, pada saat perut diraba tidak dapat terasa, hanya pada saat ukuran tumor agak besar atau pada saat tumor terletak pada bagian bawah ginjal baru dapat teraba ada benjolan, sekitar 10%~40% pasien dapat teraba ada benjolan diperut, terkadang gejala ini merupakan gejala satu-satunya.
  • Rasa sakit : Sakit pinggang dikarenakan tumor setelah bertumbuh besar, keelastisan lapisan luar ginjal meningkat atau tumor invasi ke jaringan sekitar sehingga menimbulkan rasa sakit tumpul monoton (terus-menerus). Tingkat kemunculan gejala nyeri adalah 20%~40%. Bila berkaitan dengan gejala yang timbul harus segera berobat, agar tidak menunda penyakit.

Gejala seluruh tubuh : 10%~40% pasien mengalami paraneoplastik syndrome, dengan gejala tekanan darah tinggi, anemia, berat badan turun, cachexia, meradang, polycythemia, disfungsi liver dan lainnya

Gejala metastase : Karena terjadi metastase pasien mungkin akan mengalami sakit tulang, patah tulang, batuk, batuk berdarah dan gejala lainnya. Kurang lebih 10% dari pasien berobat karena adanya metastase. Gejala klinis kanker ginjal bervariasi,bila ditemukan adanya gejala seperti yang disebutkan tadi,segera konsultasi dengan dokter spesialis untuk melakukan pemeriksaan dengan yang berkaitan seperlunya.

Ada banyak pengobatan alternatif kanker ginjal yang dapat di lakukan, mulai dari pemberian obat oral, radioterapi, kemoterapi hingga operasi.

24 Mar 2015

Kanker Otak

Kanker otak adalah biologis baru yang tumbuh di dalam rongga kranial, yang disebut juga sebagai tumor intrakranial. Posisi insiden ada diberbagai macam sel otak termasuk, syaraf otak, meningeal otak, tulang kepala, kelenjar pituitari dan metastase dari organ lainnya sebagai metastasis tumor otak. Karena dalam rongga kranial semuanya berupa tulang, otak besar yang tumbuh tumor akan menyebabkan tekanan dalam rongga kranial meningkat, yang kemudian menimbulkan gejala sakit kepala, muntah, penglihatan yang kabur, kram, koma dan gejala lainnya, posisi lesi dan sifat patologis dari kanker otak dapat berbeda seiring dengan perbedaan umur.

ffb67c0cbdf3cc4dd2a13b69ce367cd4_XL

Tingkat insiden kanker otak menyumbang sekitar 5% dari kanker seluruh tubuh, menduduki tingkat 70% dari kanker anak. Kanker otak dapat muncul dalam berbagai tingkatan umur, pada umur 20-40 tahun memiliki tingkat insiden lebih tinggi, perbandingan angka insiden kanker otak antara pria wanita sebanyak 13:10. Seluruh dunia setiap tahun ada sekitar 18500 orang yang didiagnosa menderita kanker otak, setiap tahun ada sekitar 12760 orang meninggal karena kanker otak, Umur rata-rata dari pasien yang meninggal karena kanker otak adalah 64 tahun dan tingkat kematian kanker otak setiap tahun semakin meningkat.

Bahaya Kanker Otak

  • Kerusakan jaringan otak, menimbulkan gangguan pada sistem syaraf, menyebabkan tubuh kehilangan fungsi normal.
  • Timbulnya edema pada otak, menyebabkan pembengkakan otak, tekanan rongga kranial meningkat karenanya.
  • Edema menyebabkan kerusakan yang parah di rongga kepala, membuat kematian pusat syaraf dan lain sebagainya.
  • Timbul gejala gangguan indera penciuman, gerakan menjadi lamban, kaki dan tangan tidak bertenaga dan gejala lainnya.

Penyebab Kanker Otak

  • Faktor radiasi : Gelombang radiasi yang dipancarkan oleh ponsel, komputer mendorong terjadinya sel kanker.
  • Faktor trauma : Trauma eksternal dapat merangsang otak, jaringan parut meningeal akan mengarah ke tumor dan dapat mempercepat pertumbuhan tumor otak yang sebelumnya sudah ada.
  • Faktor kimia : Timbulnya kanker otak terkait dengan kontak pestisida, pewarna, formaldehida dan lain sebagainya dalam jangka waktu panjang.
  • Faktor radioterapi : Kontak dengan paparan sinar radioterapi juga merupakan salah satu faktor penyebab kanker otak.
  • Faktor bawaan : Pada masa perkembangan embrio sel awal atau residu ektopik jaringan dalam rongga kepala, memiliki fungsi diferensiasi dan proliferasi, dapat berkembang menjadi kanker otak bawaan.
  • Faktor genetik : Cacat genetik atau mutasi dapat menyebabkan kanker otak, sekitar setengah dari pasien kanker otak memiliki riwayat keluarga.

Gejala Kanker Otak

  • Timbul rasa sakit kepala pada pukul empat atau lima pagi, pasien sering terbangun dari tidur lelap, semakin lelap tidurnya, sakit kepala akan semakin berat.
  • Gejala muntah pada pasien kanker otak tidak disertai dengan rasa mual dan sakit perut, juga tidak terkait dengan mengkonsumsi makanan, melainkan muncul gejala muntah yang menyembur setelah sakit kepala sesaat.
  • Tumor otak dapat menimbulkan tekanan otak meningkat, menyebabkan arus balik darah vena di mata tidak lancar sehingga menimbulkan stasis edema dan melukai sel-sel visual di retina, yang mengakibatkan penurunan kemampuan penglihatan.
  • Satu sisi mata menonjol : Satu sisi bola mata menonjol ke depan, gejala ini semakin berat sehingga menyebabkan kelopak mata tidak bisa menutup dengan baik.
  • Lobus temporal pada bagian bawah otak di bawah rangsangan dari tumor otak, menyebabkan muncul fenomena ilusi indera penciuman.
  • Tumor otak menekan syaraf pendengaran, yang mengakibatkan fungsi pendengaran di salah satu sisi telinga mengalami degradasi secara bertahap.
  • Pasien yang timbul gejala epilepsi setelah dewasa, apabila tidak ada cedera luar atau faktor penyebab lainnya, maka terlebih dahulu dipertimbangkan adanya kanker otak.

 

Nah itulah penjelasan mengenai kanker otak yang dapat admin pengobatan alternatif kanker jelaskan. Jika anda memerlukan obat kanker otak yang aman dan majur, segera hubungi kami dengan cara berkomentar di bawah ini. Terimakasih atas kunjungannya, Semoga Bermanfaat 🙂

21 Mar 2015

Kanker Endometrium

Pengertian Kanker Endometrium

7-20120Z31S030J2Kanker endometrium adalah tumor ganas yang tumbuh pada kelenjar lapisan endometrium, merupakan salah satu dari tiga macam tumor ganas pada organ reproduksi, menempati sekitar 7% dari keseluruhan kanker pada wanita, merupakan 20% – 30%nya tumor ganas saluran reproduksi. Kanker lapisan endometrium dapat tumbuh pada usia apapun, umur yang paling umum adalah 58 – 61 tahun, 50% – 70% terkena penyakit setelah menopause. Belakangan ini kasus kanker lapisan endometrium terus meningkat, telah mendekati bahkan melebihi kanker serviks. Kemungkinan hidup 5 tahun pasien kanker lapisan endometrium 25% – 30%, kambuh ulang kanker lapisan endometrium adalah hal yang paling mempengaruhi kemungkinan hidup 5 tahun pasien.

Penyebab Kanker Endometrium

Sampai sekarang dunia medis masih belum bisa memastikan apa penyebab munculnya kanker lapisan endometrium, biasanya diperkirakan karena gabungan dari banyak factor, selain itu penyebab yang berbahaya lainnya yakni : robeknya serviks, berhubungan seksual terlalu sering, hubungan seksual yang kacau, mengabaikan kebersihan hubungan seksual, mengabaikan kebersihan menstruasi, terlalu panjangnya kulit pembungkus penis pasangan, infeksi virus herpes tipe dua dan infeksi virus papiloma, penyakit kelamin, infeksi fungi, dll.

Faktor Risiko Kanker Endometrium

  • Wanita yang mengonsumsi hormon betina memiliki resiko yang tinggi terkena kanker lapisan endometrium.
  • Orang gemuk : lemak yang berlebihan dapat menjadi penyebab munculnya kanker lapisan endometrium.
  • Penderita diabetes : pasien diabetes atau orang dengan kadar glukosa yang tidak normal, resiko terkena kanker lapisan endometrium dibanding orang normal adalah 2,8 kali lipatnya.
  • Penderita hipertensi : kebanyakan kanker lapisan endometrium juga disertai hipertensi.
  • Orang yang menstruasi tidak teratur : menstruasi yang kacau, jumlahnya banyak, resiko terkena kanker lapisan endometrium dibanding wanita normal adalah 3 kali lipatnya.
  • Orang yang menstruasi awal dan menopause terlambat : orang yang mulai menstruasi awal sebelum umur 12 tahun dibandingkan dengan yang setelah 12 tahun, resiko terkena kanker lapisan endometrium lebih banyak 60%, begitu pula wanita yang menopause terlambat lebih gampang terkena kanker lapisan endometrium.
  • Kanker lapisan endometrium lebih banyak terjadi pada yang banyak melahirkan, belum pernah melahirkan, dan yang tidak bisa hamil.
  • Penderita sindrom polikistik ovarium.
  • Penderita tumor ovarium : dapat mengakibatkan menstruasi tidak teratur, pendarahan setelah menopause dan pembesaran kelenjar endometrium bahkan kanker kelenjar endometrium.

Gejala Kanker Endometrium

  • Vagina berdarah : ini adalah gejala kanker lapisan endometrium yang paling sering ditemui dan gejala yang paling awal ditemui. Seringkali darah keluar tidak beraturan, darah yang keluar kadang banyak kadang sedikit, bagi wanita yang belum menopause gejala ditemui sebagai menstruasi yang banyak, berlangsung lama, bagi wanita yang telah menopause gejala ditemui sebagai vagina berdarah.
  • Vagina keluar cairan : pelepasan organ kanker lapisan endometrium yang mati dapat mengakibatkan pengeluaran cairan pada vagina, cairan yang keluar bisa seperti kuah beras yang bercampur dengan sedikit darah atau nanah dengan bau yang tidak sedap.
  • Sakit : sering terjadi pada pasien stadium lanjut, sakit dikarenakan tumor menghimpit saraf, dapat terasa pada bagian lumbosakral, perut bagian bawah atau bahkan sampai kaki.
  • Pasien stadium lanjut dapat diraba adanya pembesaran rahim, juga mungkin menakibatkan kaki bengkak dan sakit, anemia, badan kurus, demam, penurunan kondisi badan, dll.

Berdasarkan gejala di atas ini dilanjutkan dengan pemeriksaan pendukung, dapat dilakukan diagnosa terhadap kanker lapisan endometrium, maka dari itu para wanita harus selalu waspada terhadap perubahan pada menstruasi dan jenis zat sekresi vagina, begitu muncul gejala harus sesegera mungkin periksakan ke rumah sakit atau konsumsi obat kanker endometrium.

posted by: Pengobatan Alternatif Kanker

16 Mar 2015

Kanker Kulit

deteksi-kanker-kulit-secara-dini-dengan-4-langkah-ini

Kanker kulit merupakan tumor ganas yg berlangsung terhadap epidermis kulit. Kanker kulit tidak jarang berlangsung terhadap bidang badan yg terpapar, contohnya kepala, muka, leher, belakang tangan & ruang yang lain, menduduki keseluruhan insiden kira kira 81.1% Kanker kulit tidak sedikit berlangsung terhadap ortu, bersama puncak insiden antara usia 51 thn ~ 60 thn, laki-laki lebih tidak sedikit dibanding perempuan, bersama perbandingan sejumlah 2 : 1, diantaranya orang kulit putih (orang Eropa) mempunyai tingkat insiden yg paling tinggi.

Gejala Kanker Kulit

Gejala dari Basal cell carcinoma & Squamous cell carcinoma teramat serupa, di periode awal bisa saja cuma berupa sekian banyak bintik mungil bersama permukaan yg kasar, di bandingkan dgn kulit sekitarnya warnanya agak sedikit merah atau agak sedikit putih; pula mungkin saja berupa benjolan yg teramat mungil atau satu luka mungil yg gampang berdarah, proses sembuhnya lambat atau tak bakal rehabilitasi.

Metode Pemeriksaan

  • Mengecek telapak tangan, jari tangan, antara jari tangan, lengan bawah, lengan atas, setelah itu mengangkat ke-2 lengan, menekuk siku, mengecek dgn cek lengan bawah sektor dalam & lokasi persendian.
  • Periksa badan sektor depan : Daerah perut & daerah gundukan kemaluan & paha atas pula paha bawah, daerah muka, daerah leher, daerah dada.
  • Periksa badan bidang samping : Tangan diangkat, apalagi dulu periksa bidang kiri badan, kemudian periksa sektor kanan badan.
  • Membelakangi cermin, tangan kita mengambil satu cermin mungil utk menonton cermin di belakang, tonton daerah belakang leher, daerah punggung, daerah pinggul & ke-2 pangkal lengan. Jikalau susah dilakukan, mampu meminta pertolongan suami/istri atau sohib baik utk mengecek.
  • Minta pertolongan orang lain buat memisah rambut dgn sisir, demi memudahkan sensor adakah bidang yg mencurigakan di kulit kepala. Buat laki laki, waktu rambut masihlah pendek dapat pelan-pelan meraba sendiri.
  • Duduk, memeriksa bidang belakang (punggung) kaki, tumit kaki, jari kaki & telapak kaki, dulu ambillah cermin diletakkan menghadap ke-2 paha bidang dalam & tak henti-hentinya digerakkan, amati adakah tanda-tanda lesi terhadap ke-2 paha sektor belakang. Bila ditemukan keabnormalan, harap langsung memeriksakan diri ke dokter.

Faktor Risiko Kanker Kulit

  • Orang yg tidak jarang jalankan aktivitas di luar rumah;
  • Dalam riwayat keluarga ada lebih dari 2 orang dalam keluarga yg mengidap kanker kulit;
  • Warna bola mata yg lebih belia;
  • Rambut berwarna agak kemerahan, keemasan;
  • Kulit enteng muncul bintik;
  • Di periode kanak-kanak sempat mengalami luka jemur serius;
  • Orang yg dalam tugas tidak jarang kontak bersama aspal, tar, minyak mineral.

Itulah penjelasan singkat mengenai kanker kulit. Terimakasih telah berkunjung di Pengobatan Alternatif Kanker, semoga bermanfaat 🙂

02 Mar 2015

Kanker Ovarium

Kanker ovarium adalah penyakit sel tumor ganas didalam ovarium wanita. Ini merupakan salah satu tumor yang paling sering ditemukan pada organ reproduksi wanita. Karena jaringan di dalam ovarium dan kompleksitas fungsi endokrin, sulit mendeteksi apakah tumor tersebut jinak atau ganas. Saat diagnosis, mayoritas sel kanker sudah menyebar ke organ disekitarnya.

indexTingkat kematian tumor ganas ovarium menduduki urutan pertama pada onkologi ginekologi. Sudah menjadi ancaman serius buat kehidupan dan kesehatan para kaum wanita. Setelah ditemukan adanya kanker ovarium, sekitar 2/3 diantaranya sudah memasuki stadium lanjut. Oleh karena itu tingkat kelangsungan hidup dalam waktu lima tahun hanya tinggal 20%-30%. Setelah timbul penyakit, sedikit yang bisa hidup sampai 3 tahun. Semakin tua usianya, tingkat kematian kanker ovarium juga semakin tinggi.

Penyebab Kanker Ovarium

  1. Faktor genetik dan keluarga : sekitar 20%-25% pasien kanker ovarium anggota keluarganya mengidap kanker.
  2. Faktor lingkungan : tingkat kejadian kanker ovarium lebih tinggi di negara industri yang berkembang dan wanita dilapisan masyarakat atas, kemungkinan berhubungan dengan pola makan yang tinggi kolesterol. Selain itu, radiasi komputer, asbes dan talek dapat meningkatkan resiko terkena kanker ovarium. Merokok dan kurangnya vitamin A,C,E juga ada kaitannya.
  3. Faktor endokrin : kanker ovarium lebih banyak terjadi pada nulipara atau wanita steril. Kehamilan tampaknya memiliki efek melawan kanker ovarium. Menurut kedokteran, ovulasi yang setiap hari menyebabkan epitel ovarium rusak berulang kali, ada hubungannya dengan kanker ovarium. Selain itu, kanker payudara, kanker endometrium dan kanker ovarium mudah terjadi bersamaan. Ketiga penyakit ini mempunyai sifat ketergantungan terhadap endokrin.

Faktor Risiko Terkena Kanker Ovarium

Kanker ovarium terjadi pada wanita dengan disfungsi ovarium, seperti menstruasi tidak teratur, menopause dini, sering sakit mens, tidak dapat melahirkan, aborsi dan populasi sejarah keluarga. Kanker ovarium dapat terjadi pada semua usia. Semakin tinggi usianya, semakin tinggi juga insidensitasnya. Lebih sering ditemukan pada wanita menopause dan pasca menopause. Beda jenis kanker ovarium, beda juga pembagian usianya. Kanker epitel ovarium meningkat dengan cepat sesudah usia 40 tahun, usia puncak adalah 50-60 tahun, secara bertahap menurun setelah usia 70 tahun. Terhadap populasi beresiko tinggi harus lebih memperhatikan gejala awal kanker ovarium. Pendeteksian dini terhadap pengobatan kanker ovarium juga lebih efektif.

Gejala Kanker Ovarium

  • Nyeri perut berketerusan.
  • Menstruasi tidak teratur, pendarahan pada rahim yang tidak teratur, pendarahan pasca menopause.
  • Gejala akhir menunjukkan adanya penurunan berat badan secara progresif.
  • Adanya benjolan pada kedua sisi perut bagian bawah.
  • Benjolannya tidak bergerak.
  • Asites, dan sebagian besar berdarah.
  • Hilang nafsu makan dalam jangka waktu yang panjang, penurunan berat badan secara progresif, lemah dan lesu.

Nah itulah penjelasan singkat mengenai kanker ovarium yang dapat admin pengobatanalternatifkanker.com informasikan. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda mengenai kanker ovarium.

27 Feb 2015

Kanker Usus Besar

Pengertian Kanker Usus Besar

kanker-usus-besar-gejala-ciri-ciri-penyebabKanker usus adalah lesi yang terjadi di bagian epitel mukosa usus besar. Penyebab kanker usus besar bisa dikarenakan berbagai faktor, seperti zat karsinogenik ,efek lingkungan atau genetik. Kanker usus besar biasanya terjadi di daerah persimpangan rektum dan sigmoid. Insiden kanker usus besar adalah yang ketiga, setelah lambung dan kanker esophagus, prevalensi lebih tinggi pada pasien usia 40 -50 tahun, sekitar 15% pasien kanker usus besar berumur 40 tahun, rasio antara pasien usus besar, laki-laki dan perempuan kanker adalah 2:1.

Penyebab Kanker Usus Besar

  • Faktor genetik: bila salah satu dari anggota keluarga pernah terkena kanker usus besar, generasi berikutnya mempunyai kemungkinan lebih tinggi dari rata-rata.
  • Faktor makanan: makanan berprotein tinggi, lemak tinggi dan diet rendah serat, dapat meningkatkan resiko terkena kanker usus besar.
  • Polip: polip usus besar tumbuh di dinding bagian dalam kanker usus besar atau rektum rentan terhadap berbagai stimulus, bisa berubah menjadi kanker.
  • Penyakit Crohn atau kolitis ulseratif: seorang yang berpenyakit Crohn atau kolitis ulseratif, beresiko 30x lebih tinggi dari orang biasa untuk menderita kanker usus besar.

Faktor Risiko

  • Pasien dengan diare atau konstipasi kronis
  • Pasien yang sudah pernah terkena penyakit poliposis adenomatosa
  • Pasien yang memiliki anggota keluarga yang pernah menderita pasien kanker usus besar
  • Pasien dengan darah dalam feses (jangka panjang)
  • Pasien dengan kolitis ulseratif kronis

Gejala Kanker Usus Besar

  • Darah dalam tinja berwarna merah terang/gelap dan biasanya tidak sakit
  • Distensi perut, sakit perut, gangguan pencernaan, kehilangan nafsu makan
  • Perubahan kebiasaan buang air besar, maka frekuensi atau diare dan sembelit bergantian
  • Perubahan bentuk tinja
  • Penurunan berat badan drastis dan anemia
  • Bisul di anus yang tidak kian sembuh, nyeri dubur
  • Sakit kuning, ascites, busung, dan metastasis ke organ hati

Itulah penjelasan singkat mengenai kanker usus besar yang dapat admin pengobatan alternatif kanker informasikan. Semoga bermanfaat dan SALAM SEHAT NEGERIKU !!

26 Feb 2015

Kanker Lambung

kanker-lambung1Kanker lambung adalah penyakit kanker yang ada di perut, berasal dari sel epitel dinding perut, dapat terjadi berbagai bagian perut (daerah antral pylorus paling banyak, diikuti oleh daerah fundic lambung kardia, lambung sedikit lebih kecil), invasi ke dalam dan berbagai bagian lambung. Tingkat kejadian kanker lambung di dunia setiap tahunnya 17.6/10, Jepang, Denmark dan Negara lainnya memiliki prevalansi lebih tinggi, Amerika dan Australia mempunyai tingkat yang lebih rendah, perbandingan pria dan wanita sekitar 3:1, usia paling rentan adalah usia 50 tahun~60 tahun.

Faktor Risiko Penyebab Kanker Lambung

  • Faktor lingkungan: di berbagai wilayah, tingkat kejadian kanker lambung berbeda.
  • Faktor makanan: kadaluarsa makanan, makanan yang tidak baik, sayur asin, ikan dan daging yang diawetkan, konsumsi garam yang terlalu banyak, dapat meningkatkan resiko terkena kanker lambung.
  • Faktor genetik: menurut survei epidemiologi kanker lambung lebih cenderung disebabkan oleh faktor genetik.
  • Faktor kekebalan tubuh, pada kanker lambung, fungsi kekebalan tubuh memiliki prevelansi lebih tinggi.

Gejala Kanker Lambung

  • Sakit perut: merupakan gejala kanker lambung yang paling umum. Diawali dengan sakit yang berselang, biasanya terdiagnosis sakit maag.
  • Bagian atas perut terasa tiddak nyaman: terasa penuh atau terasa terbakar. Untuk sementara waktu bisa ilang, lalu berulang lagi.
  • Nafsu makan menurun, bersendawa dan gangguan pencernaan: merasa kenyang dan menurunkan asupan makanan, biasanya disertai dengan sendawa berulang-ulang.
  • Kotoran berwarna hitam atau positif okultisme kotoran yang berdarah: jika tidak mengkonsumsi darah babi yang dibentuk seperti tahu, makanan yang mengandung bismuth, tapi mengeluarkan kotoran yang berwarna hitam, segera lakukan pemeriksaan di rumah sakit.
  • Kelelahan, penurunan berat badan dan anemia: ini adalah gejala umum kanker lambung. Pasien sering mengalami anoreksia, kehilangan darah di saluran pencernaan, mudah lelah dan lemas.

Metode Pengobatan Alternatif Kanker Lambung

  • Operasi: metode yang banyak digunakan untuk pasien kanker lambung stadium awal dan menengah, yang juga merupakan cara mendasar dan efektif.
  • Kemoterapi: kemoterapi sebagai terapi pembantu setelah operasi, yang menghancurkan sisa sel-sel kanker, bisa juga digunakan saat pra-operasi, operasi, dan mengontrol transfer sel kanker, untuk meningkatkan keberhasilan operasi.
  • Radioterapi: Radioterapi preoperatif atau intraoperatif pada pasien dengan kanker lambung dapat meningkatkan reseksi, meningkatkan hasil yang diharapkan. Radioterapi juga dapat digunakan untuk meringankan gejala dan memperpanjang jangka waktu untuk hidup.
  • Pemberian Obat Kanker Lambung juga dapat mempercepat proses penyembuhan.

24 Feb 2015

Kanker Nasofaring

Pengertian Kanker Nasofaring

nasopharynxKanker Nasofaring adalah jenis kanker yang tumbuh di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut. Penyebab kanker nasofaring belum diketahui dengan pasti. Kanker nasofaring juga dikaitkan dengan adanya virus epstein bar.

Kanker nasofaring banyak dijumpai pada orang-orang ras mongoloid, yaitu penduduk Cina bagian selatan, Hong Kong, Thailand, Malaysia dan Indonesia juga di daerah India. Ras kulit putih jarang ditemui terkena kanker jenis ini. Selain itu kanker nasofaring juga merupakan jenis kanker yang diturunkan secara genetik.

Sampai saat ini belum jelas bagaimana mulai tumbuhnya kanker nasofaring. Namun penyebaran kanker ini dapat berkembang ke bagian mata, telinga, kelenjar leher, dan otak. Sebaiknya yang beresiko tinggi terkena kanker nasofaring rajin memeriksakan diri ke dokter, terutama dokter THT. Risiko tinggi ini biasanya dimiliki oleh laki-laki atau adanya keluarga yang menderita kanker ini.

Faktor Risiko

  • Sering mengonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet, termasuk makanan yang diawetkan dengan cara diasinkan atau diasap.
  • Sering mengonsumsi makanan dan minuman yang panas atau bersifat panas dan merangsang selaput lendir, seperti yang mengandung alkohol. Selain itu, sering mengisap asap rokok, asap minyak tanah, asap kayu bakar, asap obat nyamuk, atau asap candu.
  • Sering mengisap udara yang penuh asap atau rumah yang pergantian udaranya kurang baik.
  • Faktor genetik, yakni yang mempunyai garis keturunan penderta kanker nasofaring.

Gejala Kanker Nasofaring

  • Di dalam telinga timbul suara berdengung dan terasa penuh tanpa disertai rasa sakit sampai pendengaran berkurang.
  • Hidung sedikit mimisan, tetapi berulang. Hidung tersumbat terus-menerus, kemudian pilek.
  • Kelenjar getah bening pada leher membesar.
  • Mata menjadi juling, penglihatan ganda, dan mata bisa menonjol keluar
  • Sering timbul nyeri dan sakit kepala.

Itulah penjelasan singkat tentang kanker nasofaring yang dapat admin pengobatan alternatif kanker informasikan. Jika anda sedang membutuhkan terapi herbal untuk mengobati kanker nasofaring, silahkan kunjungi tautan >> Obat Alternatif Kanker Nasofaring << untuk informasi pengobatannya.

16 Feb 2015

Kanker Darah

Pengertian Kanker Darah

kanker-darah-2Kanker darah merupakan penyakit dalam klasifikasi kanker pada darah atau sumsum tulang yang ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid, umumnya terjadi pada leukosit (sel darah putih). Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia memengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.

Kata leukemia berarti darah putih, karena pada penderita ditemukan banyak sel darah putih sebelum diberi terapi. Sel darah putih yang tampak banyak merupakan sel yang muda, misalnya promielosit. Jumlah yang semakin meninggi ini dapat mengganggu fungsi normal dari sel lainnya.

Pada tahun 2000, terdapat sekitar 256,000 anak dan dewasa di seluruh dunia menderita penyakit sejenis leukemia, dan 209,000 orang diantaranya meninggal karena penyakit tersebut, Hampir 90% dari semua penderita yang terdiagnosa adalah dewasa.

Penyebab Kanker Darah

Penyebab leukemia belum diketahui secara pasti, namun diketahui beberapa faktor yang dapat memengaruhi frekuensi leukemia, seperti:

Radiasi

Radiasi dapat meningkatkan frekuensi LMA dan LMA. Tidak ada laporan mengenai hubungan antara radiasi dengan LLK. Beberapa laporan yang mendukung:

  • Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia
  • Penderita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia
  • Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang

Faktor leukemogenik

Terdapat beberapa zat kimia yang telah diidentifikasi dapat memengaruhi frekuensi leukemia:

  • Racun lingkungan seperti benzena
  • Bahan kimia industri seperti insektisida
  • Obat untuk kemoterapi

Epidemiologi

  • Di Afrika, 10-20% penderita LMA memiliki kloroma di sekitar orbita mata
  • Di Kenya, Tiongkok, dan India, LMK mengenai penderita berumur 20-40 tahun
  • Pada orang Asia Timur dan India Timur jarang ditemui LLK.

Herediter

Penderita sindrom Down memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.

Virus

Virus dapat menyebabkan leukemia seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.

Penyembuhan Kanker darah

Sebagian besar bentuk leukemia pengobatan alternatif kanker darah diobati dengan obat farmasi, biasanya digabungkan ke dalam sejenis kemoterapi obat-obatan multi. Bisa juga diobati dengan terapi radiasi. Dalam beberapa kasus, pencangkokan sumsum tulang juga dapat menyembuhkan leukimia. Bunga dan daun tapak dara juga berpotensi menjadi sumber obat untuk leukemia.

14 Feb 2015