Kanker Paru-paru, Gejala dan Penyebabnya

Kanker Paru-paru, Gejala dan Penyebabnya – Paru-paru mempunyai dua manfaat penting, yakni menyebarkan oksigen ke dalam darah ketika menghirup napas dan membuang karbondioksida diwaktu menghela napas. Kanker paru-paru merupakan salah satu tipe kanker yg paling umum terjadi. Kanker paru-paru yg berasal dari penyebaran kanker lain dinamakan kanker paru-paru sekunder. Di laman ini, tipe kanker yg dibahas yakni kanker paru-paru primer, yakni yg berasal dari paru-paru itu sendiri.

kanker-paru-paru-gejala-dan-penyebabnya

Kanker paru-paru merupakan salah satu tipe kanker yg paling bisa dicegah. Paling tidak terdapat 80-90 % kasus kanker paru-paru yg berhubungan dengan kebiasaan merokok. Pada tahap awal, tak ada tanda atau gejala kanker paru-paru yg jelas. Tapi selanjutnya gejala seperti batuk kering dengan cara berkesinambungan sampai mengalami batuk darah, selalu merasa kehabisan napas, kelelahan tanpa alasan,dan penurunan berat badan akan muncul.

Gejala Kanker Paru-paru

Pada tahap awal, kanker paru-paru tak menyebabkan gejala apa pun. Gejala cuma dapat muncul diwaktu perkembangan kanker sudah mencapai suatu step tertentu. Berikut ini yakni gejala-gejala utama yg bakal dialami penderita kanker paru-paru. Cepat temui dokter atau pergi ke klinik untuk menentukan diagnosis dari gejala yg dialami.

  • Batuk yg berkesinambungan dan bertambah parah, sampai akhirnya mengidap batuk darah.
  • Mengalami sesak napas dan rasa nyeri di dada.
  • Mengalami kelelahan tanpa alasan.
  • Pembengkakan pada muka atau leher.
  • Sakit kepala.
  • Sakit pada tulang, bisa pada bahu, lengan atau tangan.
  • Berat badan menurun.
  • Kehilangan selera makan.
  • Suara jadi serak.
  • Kesusahan menelan atau sakit ketika menelan sesuatu.
  • Perubahan buat bentuk jari, yakni ujung jari jadi cembung.

Baca juga : Obat Alternatif Kanker Paru Paru

Penyebab Kanker Paru-paru

Penyebab utama dari kanker paru-paru yakni merokok, baik untuk perokok aktif ataupun buat perokok pasif. Tapi orang yg tak merokok ataupun terkena pajanan asap rokok juga bisa menderita kanker paru-paru. Beberapa penyebab dari kanker paru-paru akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Perokok aktif dan Perokok Pasif

Sekitar 80-90 % kasus kanker paru-paru disebabkan oleh tradisi merokok. Maka para perokok aktif jadi kelompok yg paling berisiko. Asap rokok yg diisap mengandung lebih dari 50 zat-zat pemicu kanker yg bakal memberi efek secara langsung pada jaringan paru-paru. Contohnya nikotin yg digunakan di dalam insektisida serta tar yg diperlukan dalam pengerjaan aspal jalanan.

Pada awalnya, kerusakan ini bisa diperbaiki oleh badan. Tapi pengulangan dan keberlanjutan dari merokok menjadikan kerusakan terhadap jaringan paru-paru terus bertambah. Kerusakan inilah yg mengakibatkan sel-sel bereaksi dengan cara tak lazim sampai akhirnya muncul sel kanker.

Saat ini, lebih dari 60 juta masyarakat Indonesia yaitu perokok aktif. Jumlah ini terus melaju dari tahun ke tahun. Indonesia berada di urutan ketiga dalam negara-negara bersama perokok aktif paling tinggi, di belakang China dan India.

Selain tembakau, ganja juga mengandung zat-zat yg mampu mengundang kanker. Tembakau sering dicampur dengan ganja. Walaupun kuantitas tembakau yg dicampur dengan ganja lebih sedikit di bandingkan dengan rokok, semua perokok ganja mengisap lebih dalam dan lebih lama. Resiko mengisap tembakau dan ganja jauh lebih jelek daripada mengisap rokok biasa.

Perokok pasif merupakan orang yg mengalami pajanan asap rokok tapi tak merokok secara langsung. Walaupun tak merokok secara langsung, perokok pasif tetap berisiko menderita kanker paru-paru. Risiko perokok pasif terkena kanker paru-paru meningkat setidaknya 20 % di bandingkan orang yg tidak terkena pajanan asap rokok.

Polusi Udara

Menurut data WHO, Asia Tenggara berada di lokasi kedua sebagai tanah penyumbang buruknya polusi udara di dunia. Risiko mengidap kanker paru-paru bakal bertambah apabila kita menerima pajanan polusi udara misalnya dari asap kendaraan atau asap pabrik. Kurang lebih satu dari 100 kematian lantaran kanker paru-paru diakibatkan oleh tingkat polusi yg tinggi. Menghirup asap pembuangan dari kendaraan ataupun pabrik dapat mempunyai resiko yg identik seperti merokok pasif.

Pajanan di tempat Kerja

Beberapa pekerjaan mempunyai kemungkinan kaitan dengan meningkatnya risiko terserang kanker paru-paru. Karyawan yg menerima pajanan beberapa senyawa kimia yg bersifat karsinogenik, seperti asbes, nikel, batu bara, silika, dan arsenik mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita kanker paru-paru.

Pajanan Radiasi

Radon merupakan bidang dari udara yg kita hirup. Radon ialah gas radioaktif yg muncul dengan cara alami. Gas ini berasal dari batuan dan tanah dalam jumlah yg amat kecil.

Gas radon ini mampu berpindah area lewat tanah. Gas ini dapat masuk ke dalam hunian lewat celah-celah pondasi, pipa, saluran air atau lubang terbuka yang lain. Gas ini mampu diuji dengan alat pengujian sederhana, dikarenakan gas radon berbentuk tak kasat mata dan tak berbau. Jikalau dihirup, gas radon mampu merusak paru-paru, terutama bagi seorang perokok.

Facebook Comments